4 posts from May 2008
- January
- February
- March
- April
- May
- June
- July
- August
- September
- October
- November
- December
Aku sebenarnya tidak suka dugem. Akan tetapi, karena malam itu temanku
lagi Ultah dan dirayain di café yang menyatu jadi diskotik. Akhirnya
aku masuk juga ke tempat dunia gemerlap malam ini. Aku datang ke
diskotik itu bersama teman-temanku. Setelah acara ultah, dilanjutkan
dengan dugem. Kata temen-temen, kebiasaan di party adalah tambah malam
tambah ramai
Acara ultah dimulai sejak jam 8 malam tadi. Sekarang udah jam 10 malam. Ternyata yang datang sudah lumayan banyak. Kira-kira jam 12 malam, sudah banyak sekali orang yang disco, minum-minum dan merokok di smoking area. Pokoknya suasananya rame banget. Terus aku minum-minum bersama temanku di dekat barnya. Bar ini dekat sekali dengan tempat disco-nya, jadi sambil minum-minum dan ngobrol kita bisa mengecengin orang yang sedang disco. Temanku mengajakku minum, kuladeni tapi dia menyuruhku yang memesan minumannya.
Ada satu cowok yang memandangiku terus sejak lampu disco dinyalakan. Kemudia dia tersenyum saat aku menoleh padanya. Kupikir sama seperti pengunjung lainnya, maka aku segera larut dengan teman-temanku. Waktu aku akan ke toilet, aku melewati banyak kerumunan orang. Sesaat aku berhadapan dengan dia, dan dia menyapaiku “hai”. Kubalas “hai” juga sambil menganggukkan kepala. Saat aku kembali dari toilet, dia melambaikan tangannya ke arahku, agar aku mendekat ke mejanya. Dia bertanya namaku dengan mendekatkan ke telingaku. Nama pria ini Jericho, seorang akuntan di bank swasta. Suara musik yang berdetum detum membuat kita yang akan berbicara harus keras dan mendekatkan telinga.Dia bertanya lagi tentang rumahku, namun kali ini bibirnya sengaja ditempelkan ke telingaku. Agak geli aku rasa. Aku sadar, dia sengaja menggodaku. Lalu dia bilang mau mengajakku jalan-jalan di luar. Dia menunjuk parkiran belakang diskotik, dekat baliho rokok. Aku mengiyakan, tanpa yakin aku akan memenuhi permintaannya. Beberapa menit kulihat dia sudah menghilang dan menuju keluar dikotik. Antara ragu dan takut, aku masih terhenyak di tempat dudukku.
Tapi sadar aku
telah membuat janji dan tidak ingin membuatnya marah, aku melangkah
keluar dan menemuinya di tempat yang ditunjuknya. Aku menoleh dan
mencari lokasi yang digambaran. Lalu sekilas kulihat dia sedang
memainkan HP sambil menungguku. Dia tersenyum lalu mengajakku ke
mobilnya. Aku mengikutinya dan masuk ke mobilnya. Kutanya “Ini mau
jalan kemana mas”
“Terserah kamu, mau kemana. Ada ide?”balasnya.
Akhirnya
mobil berputar putar di jalanan, dan setelah 20 menit ga ada tujuan
yang jelas, dia menawariku mampir di rumahnya. Ternyata rumahnya dekat
sekali. Ataukah mungkin dia telah merencanakan mau mengajakku ke
rumahnya, sehingga saat tai putar-putar dia mendekati jalan ke
rumahnya. Setelah parkir di halaman, dia mengajak masuk ke ruang tamu.
Dia menanyaiku mau minum apa. Ada banyak camilan di meja ruang tengah
yang menjadi ruang santai, sekaligus nonton TV atau home theathre ini.
Aku
ambil remote TV dan mencoba menyalakan. Ternyata yang kupencet remote
home theathre. Dan alangkah terkejutnya saat kusaksikan tayangan adegan
“last memory” dari VCD yang sedang diputar. Tiga cowok sedang
mengerjain satu cewek secara bergantian. Lalu diantara cowok itu juga
saling cium hingga saling mengoral satu sama lain. Antara vrasa
penasaran dan risih, aku tetap menonton tayangan porno tersebut. Tidak
terasa, rudalku menegang pertanda aku terangsang melihat tayangan
tersebut.
Tiba tiba Jericho berdiri dibelakangku sambil membawa kopi
panas. Aku panik dan malu. Tapi kepalang tanggung, aku terdiam terus
menyaksikan tayangan di layar TV. Lalu sambil menonton, kami selingi
dengan ngobrol-ngobrol. Ternyata ngobrol dengannya enak sekali
sepertinya aku sudah mengenalnya sejak dulu. Akhirnya omongannya
merembet ke arah gituan. Dia memancing mancingku tentang hubungan seks
yang sudah aku lakukan. Tiba-tiba dia mendekatkan wajahnya dan mencium
tengkukku. Aku kaget dan menepis wajahnya. Dia hanya tersenyum, dan
berusaha tangannya meraih tanganku. “Gak Papa Malik, toh ga ada
siapa-siapa”,bujuk Jericho.
Aku terhenyak, dan itu memberikan
kesempatan Jericho memegang jendolan selangkanganku yang terus menegang
sejak tadi. Sesaat kulihat di tanyangan TV, adengan dua pria sedang
menghisap kontol pria yang lain, sementara sang cewek disodomi pria
satunya. Woww…aku yang belum pernah menyaksikan adegan itu, hanya
terhenyak. Tiba-tiba kurasakan ciuman telah mendarat di pipiku lalu
turun ke leher sampai akhirnya ke bibirku. Bagai terkena jampi-jampi,
aku hanya terdiam dan merasakan nikmatnya ciuman yang diberikan
Jericho. Sementara tangan Jercho sudah mulai gatal. Dua tangannya
berkelana. Pelan-pelan tangan kanannya menyelusup ke paha terus ke
daerah selangkanganku. Dia mengusap usap jendolan di celanaku. Aku
cukup menikmati benar elusanku. “Mmmh… mmh… ooohh… ohhh…” Setelah
kira-kira 10 menit aku merasa CD-ku mulai agak basah.
Ternyata
Jericho agresif sekali. Kedua tangannya memeluk leherku, terus kakinya
ke pinggangku. Tangannya menjalar dan meremas-remas dadaku. Dia
nampaknya semakin nafsu saja. Kurasakan dia seolah sudah tidak tahan
ingin berbuat lebih jauh. Lalu dia membuka resleting celanaku dan
melepas ikat pinggang celanaku. Kancing bajuku dilepasnya satu persatu
hingga akupun telanjang. Celanaku ditariknya, hingga kini aku hanya
memakai celana dalam saja. Lalu kulihat dia juga membuka baju dan
celananya. Sekarang dia tinggal memakai CD G-String saja.
Lalu aku dipeluknya dari belakang sambil dielus-elusnya dadaku sambil terus menciumi leherku.
Aku
jadi terangsang sekali. Lalu tangannya menyusup ke balik celana
dalamku. Didapatinya bulu kemaluanku yang lebat nan hitam. Lalu dia
singkap celana dalamku itu. Kemaluanku sudah tegang sekali. Dia melihat
kemaluanku lalu mengelus-elus batang kemaluanku. “Oh… oh… mmhhh…” tidak
berapa lama otomatis dia menghisap batang kemaluanku “Oh… yes… oh…”
Mainan lidah dan mulutnya yang sudah professional itu membuat
kemaluanku tegang sempurna. Sudah 10 menit kira-kira dia menghisap
batang kemaluanku. Aku sudah hampir keluar tapi kutahan dan kusuruh dia
berhenti.
Lalu dia menjilati dada dan puting susuku. Aku meringis
kenikmatan. Kira-kira jilatinya sekitar 5 menit dadaku ini secara
bergiliran kanan dan kiri. Terus dijilati dan dimainkan pula batang
kemaluanku yang telah mengeluaran precum karena begitu terangsangnya.
Aku yang hanya diam, dibimbingnya agar tanganku juga untuk menyentuh
dia. Lalu dibimbingnya tanganku mengelus-elus pahanya, sedang tangan
yang lain dibimbingnya mengelus-elus jendolan batang kemaluannya. Dia
menikmati nikmatnya rabaan dan remasanku, “Mmmhhh… ooh… yes… baby…
uuhh… faster… uhhh…” Setelah hampir 10 menit dia merasa terangsang
hebat. Dia mencumbuku dan menciumi bibirku. Akupun akhirnya memalas
permainan lidahnya. Seseali lidahnya terlepas dan menjilati telingaku.
Aku
sudah seperti kemasukan setan, arena mengimbangi permainnya. Lalu dia
mempercepat gerakan lidahnya. Akhirnya lidah itu turun ke leherku, lalu
turun ke dadaku, ke perutku, hingga menjelujuri sejenak permukaan
perutku yang dipenuhi bulu-bulu halus itu. Lalu turun mendapati
bulu-bulu kemaluanku, dan turun menyentuh ujung kemaluanku. Ada rasa
hangat dan licin saat lidah itu menyentuh kemaluanku.
Cairan putih
kental pertnada aku terangsang hebat meleleh di ujung kemaluanku
Jericho jilat cairan itu sampai habis. Lalu lidahnya menjelujuri batang
kemaluanku, hingga srotum yang keriput keriput itu dikulumnya. Dua biji
pelerku dikenyot kenyot dalam mulutnya. Ada rasa geli, sakit karena
kena giginya dan rasa nikmat yang kurasakan. Lalu lidahnya berputar
ptar dibawah buah skrotumku. Ada rasa nikmat yang membuatku melayang.
Kata orang, bagian itu adalah bagian tersensitif dan ternikmatnya pria,
seperti G-Spotnya lelaki. Aku terbuai oleh sapuan lidah Jericho di
bagian tersembunyiku itu. Lama lidah it berputar putar di G-Spotku lalu
pahaku sedikit diangkatnya dan astaga!!!! Lidah itu menjelajahi belahan
pantatku. Dan dengan sedikit dikuaknya pantatku, lidah itupun
menjelejajahi lubang anusku. Ada rasa sensasi luar biasa karena seumur
hidupku tak pernah aku alami. Ada rasa geli, rasa malu dan rasa nikmat
yang kurasakan membaur sehingga semua membuatku makin melayang layang
merasakan nikmat persetubuhan sejenis ini.
Lalu Jericho kembali
ke arah depan, kembali mengulum batang kemaluanku. Dikeluar masukkan
batang kemaluanku ke rongga mulutnya, bahkan ditekannya batang itu
hingga habis dan masuk seluruhnya ke mulutnya. Kurasakan rasa hangat
tenggorokan Jericho, oleh karenanya kutekan-tekan batang kemaluanku
lebih ke dalam lagi. Namun nampak air mata Jericho meleleh pertanda dia
tersedak menahan batang kontolku yang memenuhi tenggorokannya. Selang
berapa saat, batang kemaluanku terasa berdenyut denyut, seakan ingin
memuntahkan magma panas spermaku dari dalam diiringi rasa nikmat yang
tertahan. “Aku mau keluarr Jerrrrr”teriakku.
Dan ternyata teriakanku
disambut dengan dilepaskannya batang kemaluanku dari mulutnya. Aku
terkejut, karena rasa nikmat itu loenyap seketika. Aku agak kecewa,
karena rasa yang mau melesak keluar itu, tertahan dan kini libidoku
perlahan menurun lagi. Lalu Jericho berdiri dan mengarahkan kemaluannya
ke mukaku. Aku mencoba untuk meraih batang kontol itu. Kuciumi sekilas.
Ada aroma khas penguh bercampur keringat yang begitu maskulin. Lalu
kucoba julurkan lidahku dan menjilati batang kemaluan itu. Jericho
memaksa mulutku terbuka dan aku menlumat batang kemaluannya. Kubuka
mulutku dengan ragu, lalu Jericho melesakkan ujung kemaluannya ke
bibirku. Kumasukkan perlahan dan kulumat habis. Tapi Jericho berteriak
“Aihhh jangan kena gidi dah. Sakit neh”. Oupsss…aku masih belum
mengerti, mengapa saat Jericho mengulum habis batang kemaluanku tadi
tak kurasaan rasa sakit, tapi justru rasa nikmat seolah di mulut
Jericho tidak ada giginya. Mungkin ada tekhnik khusus saat melakukan
oral seks, sehingga kemaluan pasangan tidak sakit terkena gigi saat
diisep.
Sesaat Jericho mengambil posisi akan menduduki perutku. Sementara tangannya memegangi kontolku dan dengan bantuan tangannya, kontol iru diarahkan ke lubang anusnya. Perlahan ujung kemaluanku melesak di belahan bongkahan pantat Jericho. Kuarahkan batang kemaluanku ke lubang anusnya yang sudah terangsang sekali, terus kumasukkan pelan-pelan, “Bless…” masuklah batang kemaluanku ke lubang anusnya, “Oh… mmhh…” aku tidak ada masalah memasukkan batang kemaluanku ke lubang anusnya, soalnya dia sudah terbiasa. Pelan-pelan kugenjot pantatnya sambil kuremas-remas punggungnya. Beberapa saat kemudian, tempo permainanku kupercepat. Dia meringis kenikmatan, kupercepat lagi, dia semakin agresif. Kira-kira 15 menit permainan kami berlangsung, dia bergetar keras dan kocokan tangannya pada batang kemaluannya semakin dipercepat. Akhirnya kemaluannya mengeluarkan cairan yang meleleh, namun tidak sampai muncrat. Setelah mengambil nafas sebentar, aku bilang mau ganti posisi doggy style. Terus dia menungging di dekat pinggir ranjang. Kuelus-elus pantatnya yang montok, kemudian kuarahkan kemaluanku dan memasukkan pelan-pelan. Tanganku mengelus-elus punggungnya, “Ohh… uuuh… uhh…” dia kenikmatan. Terus kugenjot lagi semakin cepat, dia mulai klimaks sekarang, “Ohh… ahhh… aaahh…mmhhh…aku..aku..mau….” dia bilangmau keluar, tapi aku masih bisa menahan punyaku.
Tapi aku merasa gaya yang tadi lebih enak. Aku rebahan lagi, lalu dia dengan posisi jongkok di atas badanku mencoba memasukkan batang kemaluanku ke lubang anusnya lagi. “Bless…” dia menggoyangkan pinggulnya dan pantatnya. Dia percepat goyangannya “Aahh… aahhh… ahh…” aku bilang bahwa aku sudah mau keluar. Dia menggenjot sebentar kemudian berdiri melepaskan kemaluanku dari lubang anusnya, terus dia mengisap batang kemaluanku dengan ganas. “Oh.. nikmat sekali…” Dia terus mengulum batang kemaluanku sambil tangannya sibuk mengocok kemaluannya sendiri. Akhirnya spermaku muncrat di dalam mulutnya, enak sekali rasanya. Dan disaat yang bersamaan, kemaluannyapun memuncratkan cairan spermanya an mengenai pahaku. Dia meregang regang saat semprotan demi semprotan spermanya keluar. Lalu dia membersihkan batang kemaluanku dengan lidahnya dan menjilati spermaku yang meleleh di batang kemaluanku sampai bersih. Sesudah permainan ini selesai, kita tidur dalam keadaan bugil.
MODEL PORNO
Aku seorang mahasiswa yang nyambi ikutan lomba-lomba model. Beberapa
lomba kuikuti, namun seringnya hanya kekalahan yang kudapat. Mungkin
belum beruntung, begitu hiburku. Bahkan di lomba fashion terakhir, di
ruang ganti HP ku hilang. Sungguh sial!! Udah kalah, HP malah amblas
diembat maling.
Akhirnya setelah mendapat masukan dari beberapa teman yang menyarankan aku ikut agency model, sekalian h kemampuan modelnya juga sekalian mencari tambahan uang. Kata temenku, meskipun kita menjadi anggota agency, jika ada job dan show, maka kita juga akan dibayar. Hitung hitung, biaya hidup sebagai anak kost bisa diperingan. Akhirnya, aku mencari-cari informasi tentang agensi model yang ada di Kota Malang ini. Dengan berbekal beberapa nomor telpon yang kudapatkan, akhirnya aku memberanikan diri telpon beberapa agency tersebut. Akhirnya jatuhlah pilihanku pada agency “Muda Bergaya” yang jaranya tidak terlalu jauh dengan daerah tempat kost-ku. Dengan naik taksi au berusaha mencari alamat yang diberikan saah satu staf agency tersebut. Aku sengaja tidak naik angkot, demi menjaga gengsiku. Namun ternyata lokasi agency tersebut tidak berada di pinggir jalan raya. Jadi sia-sialah au naik taksi sampai habis banyak tadi.
Setelah
memencet bel pagar, ada dua cowok yang bertanya dan kujawab kalau akau
sedang mencari info tentang agency model. Setelah dibukakan pagar, aku
dipersilahkan masuk dan nampak olehku ruang sanggar tempat latihan
agency tersebut.
Setelah menunggu beberap lama, lalu keluarlah
seorang cowok yang lumayan tinggi, berkulit putih dan berambut agak
panjang. Belakangan kukenali namanya Darmawan, asisten pimpinan agency.
Dia mempersilahkan aku duduk di depan meja, sambil menanyai maksud
kedatanganku.
“Namanya siapa Mas..?” katanya.angan yang tadi
“Sony, Mas..” kataku sambil melihat wajahnya yang ayu.
“Boleh lihat kartu identitasnya Mas..?” katanya lagi.
“Ini Mas..” kataku sambil menyerahkan KTP.
Lalu
setelah melihat KTPku, dia menyalakan komputer untuk ngeprint form
pendaftaran. Saat komputer itu menyala, nampak wallpaper omputer itu
sosok tubuh atletis nan macho dengan pose yang sangat artistik. Lalu
setelah form pendaftaran diprint, dia menyerahkan padaku. Aku
mengisinya dan menanda tangani form terseut.
Selanjutnya, aku
disuruh masuk ke ruang sebelah, ternyata ruang sanggar yang lebih luas
dibandingkan ruangan yang tadi. Lalu muncullah Hanggoro, pemilik
modelling tersebut. Lalu dia memperkenalkan diri, dan sekilas mengapati
posturku. Setelah berbasa basi sebentar tentang jadwal dan peraturan
agency akhirnya aku pamit pulang.
Keesokan harinya, sesuai jadwal
aku datang ke sanggar agency tersebut. Tetapi rupanya aku salah membaca
tanggal, karena yang betul adalah mash minggu depan jadwal untuk pemula
sepertiku ini. Akhirnya aku ditemui Darmawan sang asisten. “Karena kamu
terlanjur kesini, mending kamu ke ruang audiens. Mas jalan aja lurus,
terus belok kanan.., nach disitu Mas masuk aja ya..!” katanya. Lalu aku
pergi ke tempat yang ditunjukkan oleh asisten tersebut itu.
Lalu
nampak olehku Darmawan melambaikan tangan, dan langsung saja aku masuk
ke ruangan audiens itu. Disitu ada 2 cowok tanggung, dengan baju 3/4.
Satunya berambut cepak, sedang satunya berambut mohawk. Ruangan itu
penuh dengan kain penutup yang menjuntai panjang. Sekilas aku nampak
peralatan audio yang menggantung serta payung untuk kebutuhan foto
studio. Mungkin ruangan ini ruang pemotretan, pikirku saat itu.
“Mas Sony ya..? Aduh gantengnya. Sudah pernah jadi model sebelumnya..?” katanya.
“Belum pernah Mas.. Saya baru aja datang dari Manado..” kataku lugu.
“Ooo.. sekarang coba buka baju dan celananya Mas ya..?” katanya.
“Lho kok pake buka baju segala sih Mas..? Emangnya ini mau diapain..?” kataku.
“Mas
mau jadi model nggak..? Kalau mau jadi model, ya harus nurut..! Ya..,
ayo cepet gih buka bajunya.. sini biar kami bantu.” katanya sambil
terus menuju ke arahku untuk melepaskan bajuku, sementara temannya yang
satunya melepaskan celana panjangku.
Lalu sekarang aku cuma
memakai celana dalam saja. Aku sudah setengah telanjang di depan mereka
berdua. Gundukan batang kejantananku di balik celana dalamku terpampang
dengan jelas di depan mereka.
“Wow, besar juga ya kontol Mas. Mas
Sony udah pernah ngeseks sebelumnya..?” tanyanya ketika melihat
gundukan senjata kemaluanku di balik celana dalamku.
Lho..lho…apa
apaan ini, kataku dalam hati. “Belum pernah Mas.. Emangnya kenapa sih
Mas kok nanya yang gituan..?” kataku sambil memandang mereka yang
kelihatannya tertarik dengan batang kejantananku yang lumayan besar.
“Begini Mas, kami mencari beberapa model yang masih ‘hijau’ pengalamannya, untuk event kami”
“Apa hubungannya Mas jadi model sama pengalaman.. Khan justru lebih banyak pengalamannya maka semakin bagus nantinya..” kataku.
“Kami hanya mencari cowok yang memiliki potensi”kata cowok yang berambut cepak.
Lalu
dia mendekatiku dan seolah mengukur tinggiku. Lalu tangannya memijit
otot lengaku dan meremas bagian gundukan kontolku. Oups…nih orang
kurang ajar banget, kataku dalam hati. “Aku ada job mahal, kamu mau ga
bermain di proyek film kami”tawarnya. Kalau mau, ini kamu terima cek
untuk fee nya. Sambil menyodorkan cek bank dengan tertera nominal uang.
Aku yang memang sedang butuh uang untuk membeli HP, langsung tertarik.
Karena dua minggu tidak pegang HP rasanya seperti orang gila. “OK..
sebelum job dijalani, saya mau ngetest punya Mas.. ok..?” katanya
sambil mendekatiku.
Dia memeluk tubuhku, menciumiku dan meraba-raba
tubuhku. Dalam hati aku bergumam, gak mungkin aku bisa terangsang oleh
rabaan sesama pria, karena aku bukan homo!!!. Sementara cowok yang
satunya sudah melepas celana ¾-nya, dan nampak olehku betis dan pahanya
yang penuh ditumbuhi bulu-bulu. Dada dan perutnya juga peuh dengan
bulu. Woww…aku yang tadi bersumpah tidak akan terangsang, ternyata
batang kejantananku menegang dan bertambah besar gundukannya di celana
dalamku. Cowok yang satunya mendekat dalam keadaan setengah bugil, dan
menggoyangkan tubuhnya sambil menempelkan pantatnya ke gundukan batang
kejantananku. Ohh…kenapa batang kejantananku bertambah keras saja
mendapatkan perlakuan seperti itu. Aku merasa aneh dengan orientasi
seksualku sekarang ini.
“Mas Son, CD-nya dibuka ya..? Kasihan yang di dalam pengen ketemu temennya..” katanya sambil dipelorotkannya celana dalamku.
Seketika itu juga batang kejantananku berdiri dengan kokohnya bagaikan “Pedang Nagapuspa”.
“Aduh Mas.., kontolnya besar sekali.. eehhmm..” katanya lagi sambil mengurut batang kemaluanku.
Akhirnya
aku hanya bisa pasrah, dia terus dengan lembutnya mempermainkan
kemaluanku. Lalu aku disuruh tidur telentang. Sementara aku tidur di
lantai yang dingin, Mas itu dengan agresifnya terus mengulum batang
kemaluanku.
Sementara itu cowok yang satunya yang baru saja selesai
membuka pakaiannya, langsung saja mengangkangkan kakinya di atas
wajahku. Kemaluannya yang teracung keras dan dikelilingi bulu lebat itu
ditempelkannya di wajahku, lalu digeser-geserkan dengan irama lembut.
Lalu.., “Jilatin dong Mas Son.. eehhmm..” katanya memelas.
Akhirnya
kudekatkan juga kepalaku ke batang kemaluannya. Tercium bau khas
selangkangan bercampur keringat cowok. Lalu kujulurkan lidahku
menjilati kemaluannya yang sudah bengkak itu. Dia mengerang dan
menggelinjang kecil menahan nikmat. Kulihat dia meremas remas dadanya
dan memuntir-muntir sendiri puting susunya.
“Oh.. yess.., jilat
terus Mas.., ohh.. yess..!” katanya sambil tangannya diangkat sebelah,
sempat terlihat olehku bulu ketiaknya yang lebat sekali.
Cowok berambut cepak ini sungguh maniak sekali.
Beberapa
saat kemudian dia meronta dengan kuat, “Aaahh.. ohh.. yess..
aargghh..,” lalu dia menjepit kepalaku dengan pahanya, lalu menekan
tubuhnya ke bawah agar kepalaku menempel lebih kuat lagi ke batang
kontolnya. Aku jadi susah bernafas dibuatnya. Dia tambah mengerang,
sementara cowok yang satunya masih terus mengulum batang kejantananku
yang tambah mengeras.
“Lagi Mas.. arghh.. sshh.. yah.. yah.. lagi..
oohh..” makin menggila lagi dia ketika aku mencoba mengulum ujung
kontolnya dan memainkannya dengan lidahku di dalam mulut.
Aku
memasukkan lidahku ke lubang keluar kecing di ujung kemaluannya. Ada
cairan putih pertanda kontol itu terangsang berat mengalir dan menetes,
sehigga dengan jilatan lidahku batang kontol itu benar-benar sudah
basah. Tiba-tiba dia menjambak rambutku dengan kuat, dan menggerakkan
badannya naik turun dengan cepat dan kasar. Lalu dia menegang, dan
tenang. Saat itu juga aku merasakan cairan precum pertanda terangsang
semakin banyak mengalir keluar dari kontolnya. Kujilati semuanya. Rasa
asin kurasakan.
“Ohh.. God.. Bener-bener hebat kamu Mas Son.. ahh.. ena banget kulumanmu.. shitt..!” dia rebahan di sampingku.
Aku
hanya tersenyum, lalu cowok berambut mohawk yang tadi mengulum batang
kejantananku kini mulai mengangkangkan kakinya di atas senjataku. Dan,
“Bless..” dimasukkannya batangku pada lubang anusnya yang hangat.
Dia
pun mulai menggoyangkan tubuhnya perlahan-lahan. Pertama dengan gerakan
naik turun, lalu disusul dengan gerakan memutar. Wah.., cowok yang satu
ini begitu bernafsu sekali. Lubang anusnya memang kurasakan masih
sangat sempit, makanya dia juga hanya berani gerak perlahan-lahan
tetapi teratur.
Dengan posisinya itu, cowok berambut mohawk itu
terlihat sangat seksi, kontolnya tergantung sangat menantang bergetar
getar mengikuti gerakannya. Aku dengan posisi setengah duduk berusaha
untuk menghisap dan menjilati tetek dadanya. Dia mengerang dan
gerakannya bertambah cepat, jariku berusaha meraih batang kontol yang
tergantung dan berguncang guncang itu. Sementara itu cowok yang
berambut cepa, bangkit dan berjongkok di depanku sehingga kontolnya
tepat di mukaku. Sambil kujilati batang kontol itu, dan kuraba-raba
perut dan skrotumnya. Sesekali jari-jariku menjelajahi bongkahan
pantatnya dan berusaha enusuk ke lubang anusnya yang saat ini menganga
karena posisinya yang sedang berjongkok. Dengan mudah aku memasukkan
jari tengahku ke dalam lubang pantatnya. Cairan liur dan ludah dari
kulumanku pada penisnya menetes membasahi lubang pantatnya. Jari
tanganku juga kulumuri dengan ludah dan liur itu sehingga kini terasa
sangat licin. Aku mempermainkan jariku mengikuti irama turun naik
badannya, dia terlihat menikmati sambil melempar kepalanya ke belakang.
Dia kemudian mengerang, “Ooocchh.. aachh.. yess..!”
Aku
mencoba memasukkan jari kedua ke dalam lubang pantatnya, dan berhasil
dengan mudah, lubangnya basah dan mulai relaks menerima benda asing.
Dengan dua jari memasuki lubang pantatnya, dan batang kejantanannya
yang kujilati dan kuhisap-hisap, dia setengah berteriak bilang, “Mas
Son.., aku mau keluar.., ohh.. yess..!”
Dia berhenti naik turun dan
menekan pantatnya keras-keras ke pangkal batangku. akibatnya mulutku
penuh sesak oleh batang kontol berwarna coklat muda itu. Tidak lama
kemudian, terasa batang kemaluannya berdenyut denyut seolah ada yang
ingin melesak. Dia mengerang dengan keras sambil memelukku dengan kuat.
Reaksi dari itu, terjadi pijitan yang keras pada lubang anusnya pada
batang kontolku. Dinding anusnya seolah berkontraksi meremas-remas
batang kontolku. Sesaat aku tidak dapat menahan diri dan bilang ke dia
kalau aku juga akan keluar.
“Please.., give it to me, I want to feel it inside me..” katanya menjawab desahanku tadi.
Semprotan
spermaku terasa sangat kuat dan banyak sekali di lubang pantat cowok
berambut mohawk. Semprotan dengan pijitan dinding anus yang terasa
hangat dan berkedut-kedut. Dan bersamaan dengan semprotan spermaku itu,
dia bilang, “Aku juga mau keluar Mas Son.., oocchh.. it so goodd..”
Pantatnya
ditekan keras-keras ke bawah, seakan-akan batang kejantananku kurang
dalam memasuki liang anusnya.. Terasa batang kemaluanku di dalam
dibatasi oleh dinding anusnya yang terus berkedut kedut. Dengan tetap
memeluk tubuhku, dia mengoyang goyangkan pantatnya. Sementara tangaku
dipaksa memeluk tubuhnya. Aku rasakan ada gesekan diperutku, ternyata
batang kontolnya yang tegang dan mengeras itu mengesek-gesek dan
terjepit diantara pelukan dua tubuh. Lalu aku rasakan kontol yang
terjepit perutku itu berkedut kedut dan akhirnya menyemprotkan cairan
hangat yang membasahi perutku. Wow…tanpa diapa-apain, kontolnya
ternyata bisa mencapai klimaks juga. Lalu kami rebah bersamaan ke
tranjang dengan kaki cowok mohawk ini masih tetap melingkar di
pinggangku dan penisku tetap berada di dalam lubang anusnya.
Wajah,
mata, dahi, hidung, pokoknya seluruhnya habis diciumi oleh cowok
berambut mohawk itu sambil berkata, “Terima kasih Mas.. Mas Sony memang
perkasa.”
Melihat aku sudah selesai dengan temannya yang sudah lemas
itu, cowok berambut jabrik mulai beraksi. Setelah selesai membersihkan
batang kejantananku, cowok ini langsung menjilat batang kemaluanku
lagi. Dengan tetap bersemangat, batang penisku dihisap dan dimasukkan
ke dalam mulutnya. Batang kemaluanku yang baru menyemprotkan sperma itu
nampak masih lemas. Namun dengan kuluman dan pijatan lidah cowok
berambut cepak ini, perlahan gairahku muncul lagi. Rasa geli pada
batang kontolku begitu hebat dan aku paksakan agar kontolku kembali
mengeras dalam sekejap. Aku lesakkan batang kontolku hingga mulut pria
berambut cepak ini penuh dengan kontolku. Rupanya cara ini ampuh,
karena dengan cepat batang kejantanku menjadi keras lagi, dan dia
berkata, “Mas Son, please fuck me from behind.”
Dia terus
membelakangiku, dan pantatnya terlihat merekah dan telah siap untuk aku
sodomi. Sebelum aku memasukkan batang kemaluanku, kujilat dulu
pantatnya agar ludahku keluar sehingga jariku bisa kulumuri dan bisa
masuk ke lubang anusnya. Kedua jariku kutekan dalam-dalam ke lubang
pantatnya sambil kugoyang-goyangkan di dalamnya agar dia sedikit rileks.
Dari
ujung penisku terlihat cairan menetes dari lubangnya. Campuran sperma
dan precum pertanda kontolku memang sedang terangsang hebat lagi.
Kuarahkan penisku ke lubang anusnya, dan menekan ke dalam dengan
perlahan sambil merasakan gesekan daging kami berdua. Suara becek
terdengar dari penisku dan lubang anusnya. Dan cukup lama aku
memompanya dengan posisi ini. Dia kemudian berdiri dan bersandar ke
dinding sambil membuka pahanya lebar-lebar. Satu dari kakinya diangkat
ke atas, dari bawah lubang pantatnya terlihat agak merah dan basah.
“Ayo Mas.., masukkan kontolnya.. please now.” katanya sudah tidak sabaran.
Aku
dengan senang hati berdiri dan memasukkan penisku ke lubang anusnya.
Dengan posisi ini aku bergerak memasuk-keluarkan penisku dengan
hentakan hentakan penuh. Hentakan yang melesakkan seluruh batang
kontolku menghunjam lubang anusnya tanpa hambatan. Kulihat cowok
berambut cepak ini begitu menikmat tiap hentakan sodokan kontolku.
Setiaphentakan kontolku, diiringi desisan dan erangan kenikmatan dari
bibirnya.
Sambil memeluk tubuhnya dari belakang, aku berkata, “Mas
aku mau dikeluarin lagi, kita bisa keluar bersama-sama Mas.. ohh..
yess..!”
Lubang anusnya serasa diperkecil dan efeknya memijati
penisku. Lalu kuperkeras sodokan dan hentakan kontolku menghajar lubang
anusnya. Kurasakan rasa hangat diujung kontolku, mungkin mengenai
dinding usus cowok ini. Lalu kutarik kontolku setengah, kuambleskan
seluruhnya. Lalu kutarik sampai lepas, dan kumasukkan dengan sekejab
Bless..blesss…kontolku terus memompa dan menghunjami lubang anusnya.
Lalu ketika ritme sodokan itu semakin sering dan kontolku terasa panas,
rasanya aku akan mencapai klimaks. Lalu kubilang padanya agar secara
bersamaan kami mencapai puncak kenikmatan itu. Sungguh aku masih dapat
juga keluar lagi, walaupun tadi sudah keluar. Dan yang kali ini sama
enaknya, karena semprotannya lebih keras namun spermanya lebih encer.
Kucabut batang kontolku dari anusnya, dan kusemprotkan cairan spermaku
pada semprotan yang kesekian di luar anusnya. Namun cowok berambut
cepak ini berbalik arah dan menyambut seprotan spermaku ke mulutnya,
sambil tangannya sibuk mengocok kontolnya sendiri hingga cair sperma
itu muncrat membasahi lantai dan perutnya. Aku merasa sangat lemas,
karena dalam waktu singkat keluar 2 kali dalam satu ronde.
Lalu
kulihat pria berambut mohawk berdiri dan keluar ruangan lalu mematikan
kamera dari balik jendela kaca. Ups…rupanya adegan tadi direkam untuk
video porno.
BERMAIN DILDO
Hari ini adalah hari pertama saya datang ke kota Malang, karena besok
pendaftaran ulang bagi mahasiswa baru (maba) sudah dimulai. Jadi
sekalian perkenalan dengan kampus yang menjadi pilihan kedua saat UMPT,
juga mencari tempat kost. Oh ya, nama saya Jeffry dan saya saat ini
akan kuliah di salah satu PTS di Kota Malang ini.
Saya berencana menaftar ulang besok pagi saja. Hari ini saya akan konsentrasi mencari tempat kost. Sesampainya di rumah teman, saya langsung minta antar ke daerah tempat kost yang dekat dengan calon kampus saya. Baru masuk ke kompleks jalan kerto-kertoan, saya mendapati tulisan menerima kost pria. Rumah JL Kertohardian No 12 H bercat kuning dengan 4 lantai. Saya memencet bel dan keluarlah seorang pria paruh baya. Setelah itu pria ini segera membawa saya untuk masuk dan mengenalkan tempat kostnya.
Setelah di dalamnya pria paruh baya
itu segera menerangkan keadaan rumahnya, rumah ini terdiri dari 4
tingkat. Tingkat 2 sudah ada penghuninya yaitu dua pasang suami istri
yang juga mahasiswa S2, Ada 2 mahasiswa lain kampus menyewa di lantai
2. Lalu ada 3 orang mahasiswa dari luar pulau yang menghuni tingkat 4
yang terdiri dari 4 ruangan kamar 3×2 meter. Lalu dia menunjukkan kamar
yang masih kosong. Ada 4 kamar yang ada di lantai 4 tersebut. Setelah
membanding bandingkan, saya tertarik dengan kamar yang menghadap ke
arah tempat jemuran.
Lalu setelah menanyakan harga sewa serta
fasilitas lain yang bisa dinikmati, saya berpamitan. Seharian itu saya
telah melihat 10 lokasi kost yang lain di daerah tersebut. Namun
rupanya, saya lebih tertarik dengan rumah di JL Kertorahardian tersbut.
Akhirnya saya kembali ke rumah itu dan menyatakan tertarik untuk kost
di situ, dan langsung memberi uang muka. Besoknya saya langsung membawa
koper saya dan masuk ke kamar saya di lantai 4. Setelah selesai menata
kamar seperlunya, lalu saya pun keluar kamar dan berkenalan dengan para
mahasiswa penghuni kost tersebut. Malamnya ketika kami sedang menonton
TV (yang di letakkan di tingkat 3) tercium oleh saya wangi parfum yang
sangat mengoda. Ternyata seorang pria yang kemaren sekilas saya lihat.
Pria ini saya taksir berusia sekita 35 tahun naik ke atas dan dialah
yang menghuni kamar di tingkat 3 ini.
Lalu saya pun segera
berkenalan dengannya dan dia bernama Andreas, tapi dilihat dari bentuk
tubuh dan wajahnya dia tak beda dengan pria usia 20-an. Wajahnya
terlihat sangat manis belum lagi otot tubuhnya yang terbentuk bagus.
Sungguh membuat saya menelan ludah. Lalu saya tahu dari ketiga temen
kos saya yang lain, kalau Mas Andreas ini bekerja di salon dan mungkin
saja dia seorang gay atau homoseks, lalu saya mengangguk tanda mengerti.
Tak
terasa saya sudah tinggal di kost itu hampir 2 minggu dan kalau di pagi
hari rumah itu selalu kosong karena selain ketiga teman baru saya itu
kuliahnya pagi, Mas Andreas juga selalu keluar rumah dan sepasang suami
istri yang kuliah S2 itu juga jarang pulang ke rumah ini. Singkatnya
kalau pagi hari saya selalu sendirian, dan pagi ini saya bangun tentu
saja suasana sunyi senyap dan saya melihat keluar jendela yang
menghadap ke tempat jemuran. Tampak oleh saya, dijemur celana dalam
G-string yang berwarna hitam dan tentu saja saya tahu kalau itu adalah
celana dalam Mas Andreas. Saya bermaksud keluar kamar untuk melihat CD
itu, tapi baru sampai di pintu saya melihat Mas Andreas Cuma memakai
handuk. Rupanya baru saja selesai mandi.
“Lho baru bangun yach?”
lalu saya mengiyakannya dan bertanya, “Mas Andreas nggak kerja hari
ini?” dan dijawab, “Nggak, malas tuh,” dan saya segera masuk ke kamar
saya dengan perasaan was-was lalu tak berapa lama kemudian terdengar
pintu kamar saya diketuk, dengan perasaan berdebar saya membuka
pintunya. Tampak di luar Mas Andreas dan dengan mata tajam Mas Andreas
berkata, “Boleh saya masuk? Saya ingin bicara sama kamu,” dan saya pun
membiarkan Mas Andreas masuk lalu Mas Andreas masuk dan ngobrol dengan
saya.
Awalnya saya agak risih dan canggung ngobrol dengan Mas
Andreas ini, karena omongan dari teman-teman yang lain Namun ternyata
setelah beberapa kali ngobrol, saya mempunyai pendapat lain dan berbeda
tentang kepribadian Mas Andreas. Dia cukup menarik, lucu dan humoris
serta royal. Selalu ada saja makanan yang dibawa saat bertandang ke
kamar saya, ataupun saya diberi makanan camilan saat ngobrol di
kamarnya.
Suatu waktu, saat aku dan Mas Andreas ngobrol di kamarnya.
Sesaat ada telpon masuk. Lalu Mas Andreas pamit dan minta izin menerima
telp. Rupanya telpon agak lama. Saya yang bengong, iseng melihat-lihat
sekeliling kamar Mas Andreas. Ada banyak majalah pria berserakan. Lalu
saya melihat ada asbak berbentuk penis. Ada kayu ukiran juga berbentuk
penis. Hal yang mengejutkan saya, ada penis terbuat dari lateks atau
silikon, berwarna bening yang dibungkus kondom. Sedang satunya berwarna
hitam legam, tanpa kondom. Dengan penuh rasa ingin tau, aku berusaha
meraih penis-penisan tersebut. Saat sedang mengamati benda itu,
tiba-tiba Mas Andreas masuk. Aku kaget setengah mati. Begitu juga Mas
Andreas nampak terkejut.
“Ini apa mas. Kok dibungkus kondom segala”,tanyaku polos.
“Oh…ini aksesoris saja”jawab Mas Andreas.
Lalu
diambilnya benda itu dan ditaruhnya di dalam lemari. Tapi sekilas saat
Mas Andreas membuka lemari, aku melihat beberapa majalah GAY dan ada
gambar cowok yang sedang dianal. Aku memperhatikan gambar itu, dan
dengan penuh ragu aku bertanya “Mas, suka koleksi majalah pria
ya?”tanyaku.
“Iyah”, jawab Mas Andreas.
“Boleh saya melihat majalah yang di lemari itu?”, tanyaku
“Oh silahkan”, balas Mas Andreas sambil memberiku beberapa majalah tersebut.
Agak
kaget dan terkejut juga aku membuka majalah dengan gambar gambar dua
pria telanjang dan melakukan hubungan seks sejenis. Antara perasaan
aneh dan ingin tahu, saya buka lembar demi lembar di majalah itu. Namun
tak terasa, batang kemaluan saya tiba-tiba berdiri melihat beberapa
gambar erotis itu. Karena hanya memakai celana pendek, tentu reaksi
pada kemaluan saya ini dapat terlihat oleh Mas Andreas. “Lho, kamu
terangsang ya?”tanya dia tiba-tiba.
Aku kaget dan menahan malu, kurapatkan pahaku menutupi jendolan di selangkanganku yang menonjol.
“Gapapa,
berarti kamu punya ketertarikan juga. Ga ada yang salah kok. Karena
setiap manusia itu dilahirkan biseks. Bisa tertarik dengan pria dan
tertarik dengan wanita”, ujar Mas Andreas berteori.
Lalu Mas Andreas tersenyum dan berkata, “Apa kamu pernah melakukan hubungan seks?”
Dengan gugup saya menjawab “Belum pernah”
“Oh..untuk
cowok remaja seusiamu, kebanyakan cowok udah pernah mengalami. Minimal
saling onani dengan temennya”jawab Mas Andreas.
Hatiku bertanya tanya, oh ya? Benarkan?
“Apakah
kamu mau nyoba? Kalau mau, aku bisa ngajari”,pancing Mas Andreas. Aku
terdiam saja.“Nggak kok, saya bercanda. Tapi kalau kamu nggak mau yach
sudah, Mas mandi dulu,” sambil Mas Andreas membalikkan badannya.
Tapi saya segera menarik tangannya dan terdiam lagi.
“OK.
Sekarang begini saja” ujar Mas Andreas sambil tangannya menutup pintu
kamarnya. Dia membuka lemari dan mengambil VCD boep, lalu disetel di
DVD player. Aku terdiam mengamati apa yang disetel Mas Andreas. Rupanya
VCD bokep cowok-cowok.
Aku terhenyak menyaksikan adegan demi
adegan di laar TV itu. Kurasakan kontolku semakin keras pertanda kau
terangsang berat. Lalu perlahan kurasakan tangan mas Andreas menyusup
dan memegang jendolan di selangkanganku. Aku terkejut dan berusaha
menepis tangan itu. Mas Andreas tersenyum dan berusaha meraih jendolan
kontolku yang terbungkus celanaku. Aku terdiam saat tangan Mas Andreas
meremas batang kontolku. Aku merasakan getaran listrik yang menyengat.
Kemudian
Mas Andres mendorong tubuh saya untuk merapat di dinding, dan kemudian
tangan dia mulai bergerilya di daerah sensitif saya. Saya begitu
terangsang dan menikmati sensasi dari rabaan tangan itu.Tak lama
kemudian mas Andreas mengeluarkan batang kontol saya dari celana. Aku
agak malu-mau. Tapi rupanya diimbangi olehnya dengan segera membuka
baju dan meraih tangan saya untuk meraba raba jendolan di celananya.
Karena tak sabar Mas Andreas segera memasukkan tangan saya ke dalam
CD-nya dan menyentuh kemaluannya. Mas Andreas mendesah “Uuh.. geli
Jeff.. tapi nikmat sekali.. terus.. enak sekali.. uh.. ah..” Lalu tak
lama kemudian kemaluan Mas Andreas sudah mulai menegang. Karena sudah
terangsang maka Mas Andreas segera mendorong tubuh saya ke tempat tidur
dan dengan segera Mas Andreas memeloroti celana saya dan CD saya, lalu
dengan pelan dia menjilat kepala kemaluan saya yang sudah menegang itu
kemudian memasukannya ke dalam mulutnya. Batang ontol saya dikulumnya
hingga masuk semuanya ke dalam mulutnya. Mas Andreas mulai menghisapnya
seperti menghisap es batangan. Tanpa sadar karena keenakan saya
mendesah, “Uh.. enak sekali Mas.. isap terus Mas.. jangan berhenti..!”
Lalu tangan saya mulai menjambak rambutnya dan menekan kepalanya terus,
sedangkan kaki saya mulai menegang karena keenakan, lalu Mas Andreas
menghentikan kegiatannya.
Kemudian Mas Andreas mulai membuka
celananya dan tampaklah oleh saya batang kontolnya yang terbungkus
celana G-String yang unik sekali. Tampaklah oleh saya pemandangan yang
tidak pernah saya lihat. Batang kontol berwarna kecoklatan, dengan
rimbunan rambut kelamin yang lebat, dan bulu-bulu yang hampir menutupi
sekujur tubuh Mas Andres. Batang kontol itu teracung keras dengan
urat-urat yang jelas disekujur batangnya dan sungguh membuat saya
menelan ludah.
Lalu Mas Andreas naik ke atas tubuh saya, dan dalam
posisi jongkok kemudian mengarahkan batang kontolnya ke mulut saya.
Saya merasa risih dengan kontol itu dan hanya menutup mulutku
rapat-rapat. Tapi aksi Mas Andreas masih terus dengan menggeser geser
bantang kontolnya ke wajah dan hidung saya. Ada aroma khas lelaki yang
sangat khas dan justru membuat darah libido kelelakian saya bangkit.
Lalu
mas Andreas turun dan tangannya meraih batang kontol saya. Kembali
dilumuri batang kontol saya oleh jilatan jilatan lidahnya. Kuluman dan
jepitan dua bibirnya yang mengeyot membuat syaraf kontol saya tertarik
dan merasakan geli campur nikmat. Sambil terus dikocok oleh tangannya,
ujung kepala batang kontol saya dihisap hisapnya. Ada sejuta aliran
listrik kurasakan saat lubang keluarnya kencingku dijilat-jilat oleh
ujung lidah Mas Andreas.
Lalu Mas Andreas bangkit mengambil dildo
yang terbungkus kondom tadi. Dengan diolesi pelicin KY-jelly, dildo itu
dipegang tangan kirinya. Lalu Mas Andreas jongkok lagi dan mengulum
kontolku lagi. Sementara tangannya sibuk mengubek ubek lubang anusnya
sendiri dan mengarahkan dildo itu ke lubang pantatnya. Aku hanay
terdiam melihat aksi yang dilakuan Mas Andreas. Lalu dia bertanya “Kamu
pengen ngerasain ini juga ga?”
Belum sempat aku menjawab, benda
berbentuk penis itu telah diarahkan ke lubang pantatku sambil kontolku
terus dihisap hisapnya. Aku merasakan sesnsasi yang aneh, saat ujung
benda berbentuk penis itu menyentuh lubang anusku. Ada rasa sesa saat
benda itu berusaha menerobos dinding anusku. Tetapi dilain pihak,
kurasakan jutaan watt aliran listrik mengalir dari lubang anusku yang
bercampur rasa nikmat tak terkira. Aku pasrah dengan apa yang dilakukan
Mas Andreas. Sesaat aku merasakan batang kntolku berkedut kedut dan
bergetar, seakan ada yang mau keluar. “Mass..aku rasanya mau
kelua”ujarku.
Dengan spontan Mas Andreas menghentikan kuluman pada
bantang kontolku. Dia menarik nafas dalam-dalam lalu dengan perlahan
dildo yang sudah separuh masuk di lubang anusku dilesakkan hingga
hampir terbenam semuanya. Lalu Mas Andreas naik ke perutku dan
mengolesi batang kontolku dengan pelicin tadi. Sesaat dia mengambil
posisi menduduki batang kontolku dengan mengarahkan kontolku ke belahan
pantatnya.
Begitu lubang anus Mas Andreas tersentuh ujung kontol saya. Saya dan Mas Andreas menjerit pelan bersamaan, “Uuh..” dan dengan pelan Mas Andreas menekan lubang anusnya ke bawah sehingga kepala kemaluan saya amblas ke dalamnya. Memang tidak terlalu susah batang kontol saya yang 17 cm itu masuk, karena jepitan dinding anusnya kurasakan sudah tidak terlalu sempit. Ada rasa hangat kurasakan pada batang kontol saya. Lalu Mas Andreas berteriak, “Aduh.. enak sekali.. sungguh terasa nikmat,” dan saya tak hentinya menjerit, “Terus Mas.. nikmat sekali lubangnyaterus Mas..” lalu Mas Andreas makin menekan turun tubuhnya dan tak lama kemudian maka masuklah seluruh batang kemaluan saya yang termasuk ukuran besar itu ke dalam lubang anusnya. Kemudian tubuh Mas Andreas segera menimpa badan saya dan berteriak, “Aduh nikmat sekali.. uh.. aduh.. uh.. ahh..” Lalu dia bergerak gerak sambil meraba raba dada dan memelintir kedua putting saya. Sejenak, Mas Andreas berputar dan membelakangi saya. Kini puggungnya ada di depan saya. Mas Andreas membelakangi saya dan segera dia meraih dildo yang masih menancap di lubang anus saya.
Ejakulasi saya yang sempat
hampir mencapai puncaknya tadi, terlupakan oleh aksi duduk Mas Andres
pada batang kontol saya. Lalu digerakkanya dildo yang menancap di aus
saya. Kurasakan sensasi yang sangat luar biasa, karena kontol saya
menusuk-nusk lubang anus Mas Andreas yang terasa hangat. Sementara
lubang anus aya disodok-sodok oleh benda kenyal berbentuk penis. Saat
putaran dan dorongan dildo penis itu beriringan dengan goyangan pantat
Mas Andreas, badanku bergetar dan serasa melayang ke awang-awang karena
rasa yang tak dapat kugambarkan dengan kata-kata.
Setelah istirahat
hampir 5 menit lamanya Mas Andreas mulai bangkit dan batang kemaluan
saya tentu saja masih di dalam lubang anusnya. Lalu Mas Andreas mulai
menggerakkan pinggulnya maju-mundur sambil tangannya menopang pada
tubuh saya dan terdengar suara tubuh kami berbenturan, “Piak pret
piak..” dan dengan gerakan yang liar Mas Andreas menaiki tubuh saya dan
sambil terus menggoyang tubuhnya dan terus berpacu untuk mencapai
puncak kenikmatan dunia dan terus mendesah, “Uuh.. ah.. ah.. nikmat
sekali.. uh.. ah..” Sedangkan tangan saya tak hentinya memijiti
punggungnya sambil kucengkeram saat rasa nikmat itu menerpa.
Lalu sesudah hampir 10 menit Mas Andreas berkata, “Saya mau sampai..”
Saya pun berkata, “Saya juga Mas.. tahan sebentar lagi..”
Tak lama kemudian terdengar Mas Andreas menjerit “Uuh.. saya sampai.. uh..”
Dan
saya juga merasa bendungan saya sudah jebol dan mendesah, “Uh.. saya
juga.. nikmat sekali.. ahh.. enakk..” dan terasa adanya cairan hangat
keluar dari kemaluan saya dan menyembur nyembur di lubang anus Mas
Andreas. Begitupun kurasakan sperma Mas Andreas menyembur dan
menyemprot mengenai paha dan kaki saya. Lalu Mas Andreas berbalik arah
menghadap saya dan jatuh lemas di tubuh saya. Sedangkan kemaluan saya
juga belum dicabut keluar dari lubang anusnya. Mas Andreas tersenyum
sambil berkata, “Nikmat sekali Jeff.. kamu hebat dech..” dan saya
berkata, “Sekali lagi dong Mas.. yach..! Kita ganti posisi” tapi Mas
Andreas berkata, “Lain kali aja yach, Mas capek..’ Lalu saya
mengiyakannya dengan sangat kecewa.
PELAJARAN TAMBAHAN KEPONAKAN
Karena studyku tidak kunjung kelar. Sementara tiap bulan aku selalu
minta tambahan uang kiriman. Maka aku diultimatum ayah untuk
melanjutkan kuliah di kota kelahiranku, yaitu kota Malang saja. Memang
kuliahku berantakan karena aku terjerumus ke pergaulan bebas kota
metropolitan, sehingga tidak memperdulikan studyku.
Setelah mengurus semua surat-surat kepindahan dari Kota Jakarta, pindahlah aku ke kota Malang dan mendaftar di salah satu perguruan tinggi swasta. Di kota Malang, aku tinggal di rumah budhe dari ayahku. Budhe mempunyai 3 orang anak cowok. Anak pertama bernama Dion, umurnya 16 tahun. Anak kedua bernama Ferdian berumur 13 tahun. Anak ketiga bernama Galih berumur 11 tahun. Walaupun mereka bertiga masih ABG tetapi tubuhnya bongsor dan sehat, mungkin karena gizi dan hormon yang berlebihan.Untuk singkatnya, aku mulai dengan pengalaman bersama Dion yang berumur 16 tahun dan baru duduk di kelas I SMU. Pada suatu siang, kami berdua belajar di ruang keluarga.
Kebetulan jika ada waktu lowong,
ketiga ponakanku ini sering minta diajari mengenrjakan PR atau
dibimbing pelajaran yang kurang dimengerti. Aku sebagai kakak ponakan
yang telah mengenyam bangku kuliah, dengan senang hati membimbing dan
mengajari pelajaran yang mereka kurang mengerti. Aku suka sekali
mengajari dan membimbing para ponakanku ini. Karena mereka baik-baik,
penurut.
"Om.. tolong pijatin dong betis kakiku, capek nih tadi
habis olah raga di sekolah," kata Dion tiba tiba.Wah… kesempatan datang
nih pikirku. "Ayo.. kamu tengkurap di sofa aja ya?" jawabku kegirangan
karena merasa mendapatkan kesempatan.Kemudian Dion telengkup di sofa
dan aku duduk di ujung sofa, telapak kakinya kuletakkan di atas pahaku
dan aku mulai memijat kakinya. Dengan pelan dan penuh perasaan, aku
mulai memijat dari pergelangan kaki terus naik ke atas betis,
bergantian kaki kiri dan kanan. Ketika aku asyik memijat betis kaki
kanannya, tanpa aku sadari telapak kaki Dion menempel sesaat di
kemaluanku dan kontan darahku mengalir kencang serta kemaluanku menjadi
keras. Aku perhatikan Dion, apakah dia sengaja atau tidak sengaja,
tetapi dia santai saja. Kemudian aku teruskan memijat betisnya dan
kejadiannya berulang lagi, karena sekali ini aku yakin Dion sengaja,
maka aku nekat menarik telapak kakinya dan menempelkannya di
kemaluanku, ternyata Dion diam saja dan hal ini bagiku merupakan lampu
hijau.Kurasakan Dion merespon, telapak kakinya menekan-nekan halus
kemaluanku dan ini membuat kepalaku mulai sakit karena nafsuku mulai
naik.
“Dion.. kita pindah ke kamar kamu yuk.., supaya lebih rileks,” kataku penuh dengan harapan.
“Wew..kenapa? Kenapa ga disini saja”jawan Dion
“Ups…aku salah sangka neh.”pikirku.
“Disini ga enak. Ayo di kamar kamu saja, boar Om bisa sambil liat VCD atau dengerin mp3,”jawabku sekenanya.
“Boleh lahh..,” kata Dion, dan ini membuatku kegirangan.
Setelah
di dalam kamarnya, Dion langsung telungkup di atas ranjang dan aku
mulai melanjutkan pijatanku. Sebelumnya aku ke kamarku duu, mengambil
VCD di dalam tasku. Lalu sesampai di kamar Dion kuhidupkan VCD bokep
itu. Aku teruskan memijit Dion sambil melihat tayangan dari VCD. Saat
pertengahan CD, ada adegan cowok yang merintih-rintih saat dioral cowok
dan cewek bersamaan. Memang aku sengaja menyetel VCD threesome, dua
cowok dan satu cewek. Aku lihat reaksi Dion yang mengintip apa yang
sedang aku setel di VCD playernya. Ternyata Dion tidak protes, malah
semakin konsentrasi melihat VCD porno itu. Aku mulai lebih nekat,
sambil memijat betisnya, telapak kakinya kutempelkan di kemaluanku dan
Dion masih terdiam saja.
Aku yang terangsang melihat VCD porno
itu, semakin tidak terkontrol. Telapak kakinya kugeser-geser dan di
arah selanganganku. Rupanya Dion bereaksi dan langsung menekan-nekan
halus. Wajahku mulai terasa panas dan nafasku pendek-pendek, aku mulai
horny tetapi aku harus sabar dan tidak boleh terburu-buru, takut Dion
shock dan menyebabkan semuanya berantakan. “Om ini kenapa? Kok kayaknya
ada yang mengeras”,tanya Dion. Aku diam saja tapi dengan perlahan, aku
melepaskan celana panjangku dan kini hanya mengenakan celana saja.
Ketika
merasakan benda asing yang mengeras, Dion tampaknya agak kaget dan
terdiam sebentar, tetapi tidak lama kemudian dia mulai menggerakan
telapak kakinya kembali. Mungkin dia merasakan perbedaan celana jins
yang kupakai dengan celana pendek tipis yang kupakai sekarang. Ujung
jari kakinya bergerak di luar celana pendekku yang tipis ini. Sesaat
kakinya menyentuh halus biji kemaluanku dan terus naik ke atas sampai
ke batang penis dan kepala penisku. Kadang-kadang ditempelkannya
seluruh telapak kakinya dan rasanya aku benar-benar terangsang hebat
aibat ulahnya. Kupegang telapak kakinya dan kulebarkan jari jempolnya,
kuselipkan batang kejantananku di antara jari jempol kakinya dan
kujepitkan kejantananku naik turun.
“Heii…..apa-apaan neh”,tanya Dion. Aku diam saja sambil terus memijit Dion dengan lembut. Karena reaksi Dion tidak terlalu frontal, aku semakin berani. Kontolku yang masih terbungkus celana dalam tipis itu terus kugesek-gesekkan di kakinya. Wah.. rasanya benar-benar nikmat. Kuperhatikan Dion diam saja, tapi aku yakin dia pasti sangat horny juga. Karena aku takut air maniku cepat muncrat keluar, kuhentikan jepitan jari kakinya dan kuteruskan memijat. Pelan tetapi pasti, aku mulai memijat pahanya, karena dia juga memakai celana pendek maka dapat kurasakan kehalusan kulit pahanya yang putih dan lembut. Tanganku terus naik ke atas, ke pangkal dalam pahanya, bagian dalam pahanya kupijat pelan sambil sekali-kali kuraba. Dapat kurasakan sekali-kali Dion mengencangkan pahanya, aku yakin kontol Dionpun pasti lagi tegang. Kemudian aku pindah ke pantatnya, di sana kupijat dengan memutar-mutarkan telapak tanganku sambil menekan-nekan.
Kulihat Dion mulai menggigit bantal dan menggesek-gesekan badannya di ranjang. Karena aku tidak mau permainan ini cepat selesai, karena aku cepet ejakulasi maka aku memutuskan menurunkan libidoku sedikit. Tanganku mulai memijat pinggang dan punggung Dion. Gerakan tanganku biasa saja karena aku menginginkan libido Dion menurun sedikit. Ketika aku memijat bahu Dion, aku sengaja duduk menimpa pantatnya. Sekarang saatnya naik lagi, sambil memijat dan meraba lehernya, batang kejantananku kugesek-gesekan di bokongnya. Sekali-kali kumasukkan jari kelingkingku ke dalam kupingnya dan Dion menggelinjang kegelian. Aku semakin horny, dengan telungkup di atas tubuhnya kujilat-jilat leher dan belakang kupingnya. Dion mendesah-desah kegelian dan keenakan.
“Oke Dion.. sekarang pijat bagian depan,” kataku sambil membalikkan badannya yang telungkup.
“He eh..” jawab Dion terdengar lemas.
Setelah
Dion terlentang, aku duduk di samping tubuhnya dan mulai memijat
pahanya. Kupijat pelan-pelan bagian dalam pahanya, Dion memejamkan
matanya dan begitu menikmatinya. Tanganku kunaikkan sedikit, tetapi
tidak sampai menyentuh kemaluannya, aku ingin Dion benar-benar
terbakar. Kemudian tanganku pindah ke perutnya, kaosnya kusibakkan
sedikit. Sambil meraba-raba perutnya yang kencang dan putih,
kusempatkan menggelitik pusarnya dengan jari kelingkingku. Nafas Dion
terdengar menderu-deru dan dia mulai mendesah-desah keenakan.
“Aduh Om… geli sekali..,” katanya sambil membuka mata.
“Ngga apa-apa Dion, tahan sedikit dan nikmati saja.” kataku berusaha menenangkannya.
Posisi duduk kugeser ke samping kepalanya. Sambil tetap memijat dan meraba-raba perutnya.
Tanganku
turun ke bawah, kurasakan kontol Dion juga telah tegang sekali. Aku
elus-elus dari luar celana pendeknya. Dion melenguh dan menikmati
helusan tanganku. Aku semakin berani. Kuselipkan tanganku ke balik
celana pendeknya. Kudapati bulu-bulu jembutnya. Dengan hati hati
kusentuh kontol Dion yang telah tegang dengan ujung jariku. Dion
menggeliat sambil terus terpejam matanya. Karena tidak ada respon
penolakan, aku jadi lebih berani bertindak jauh. Kupelorotkan celana
dalamnya, lalu kupegang kontol Dion yang teracung keras itu. Aku kocok
dan kuelus dengan lembut. Tubuh Dion bergetar menikmati kocokan
tanganku pada kontolnya. Aku semakin bertindak jauh, kudekatkan mukaku
dan mulutku ke kontolnya. Kulihat kontol itu berwarna kemerahan, dengan
warna batang kuning kecoklatan bersih. Panjangnya sekitar 17 cm lebih.
Cukup panjang juga untuk anak seumuran dia. Tapi ukurannya tidak
terlalu besar dan kontol itu belum berurat. Dan jujur aku suka sekali
dengan kontol yang lurus dan tidak terlalu besar seperti ini.
Lidah kujulurkan dan kusentuh kepala kontol Dion. Tubuh Dion terhenyak kaget merasakan sensasi dingin dari ujung lidahku. Mata Dion terbuka dan melihat ke arahku. Aku tersenyum dan mengangguk. “Mau diapain Om?”tanyanya polos. Kamu diam saja, nikati saja yah. Pokoknya enak kok”,rayuku. Dion terdiam, sehingga aku semakin berani lanjutkan aksiku. Kujulurkan lidahku dan kulingkari kepala kontolnya. Kujejali ujung kontol Dion, tepat di mulut lubang keluarnya kencing. Lalu kulumuri seluruh batang kontol itu, dan kulumat habis. Kukulum kepala kontol Dion, hingga seluruh batang masuk ke mulut dan menyentuh tengorokanku. Aku hampir tersedak, karena kontol itu begitu panjangnya. Ada kepuasaan saat ujung kontol itu menyentuh langit-langit tenggorokan dan menerobos masuk tenggorokanku. Badan Dion bergetar dan mulutnya mendesis-desis merasakan kuluman dan rasa hangat kuluman mulutku.
Lalu
aku keluarkan kontol itu dan kumaju mundurkan mulutku. Sehingga Dionpun
menggeliat geliat merasakan sensasi oral seks yang mungkin belum pernah
dirasakannya. Sambil terus mengulum kontol Dion, aku berputar posisi.
Kini kaki Dion tepat di atasku. Dan aku raih tangan Dion agar meraba
dan memegang kontolku. Awalnya kurasakan tangan itu agak ogah
melakukannya. Kubimbing tangan itu tetap di dalam calana dalamku. Kini
kontolku ada dalam genggaman tangan Dion. Karena sudah tidak kuat
menahan hasrat dan gejolak. Ku keluarkan penisku yang sudah semakin
keras itu. Lalu perlahan kudekatkan ke wajah Dion. Bibirnya bergetar
karena baru sekali ini melihat penis dan dari dekat sekali. Kubiarkan
Dion memandang dan menikmatinya dari dekat. Biarlah kontolku tidak
dihisapnya. Karena memang kurasa belum waktunya, bagi anak remaja yang
baru mengalami permainan sejenis ini.
Mulutku terus menghisap dan
mengulum kontolnya. Sesekali jari tanganku mempermainkan buah pelernya
dan bergerak kebawah dan kuselipkan ke lipatan bongkahan pantatnya.
Terasa bulu anusnya yang halus. Kupijat-pijat sambil kuraba-raba.
Sekali kali kusentuh lubang anusnya. Dion mengelinjang kegelian dan
keenakan. Batang kejantananku semakin kudekatkan ke wajahnya dan
kugosok-gosokan di pipinya yang halus, mata Dion terpejam malu, tetapi
aku yakin ia menikmatinya karena wajahnya memerah dan nafasnya menjadi
sangat berat.
“Om… kepala Dion sakit, nyut-nyutan..,” katanya sambil membuka matanya yang terpejam tadi.
“Oke
Dion… Om tuntaskan permainan ini ya..?” kataku melepaskan celana
dalamnya total. Aku berubah posisi lagi, dan kii aku ada dihadapan Dion.
Kubuka
pahanya lebar-lebar dan kakinya kuangkat dan kutaruh di bahuku. Kulihat
kontolnya tegang teracung. Kontol itu basah mengkilap oleh ludahku.
Pelan-pelan kujilat pahanya dan terus turun ke bagian dalam lipatan
bawah kontolnya.
“Shhh… ah… geli Om…,” Dion menggelinjang. Kuangkat paha Dion, sehingga lubang anusnya tampak.
Kujilat-jilat sekitar lubang anusnya, dan sekitar selangkangannya.
“Ah… Om… Dion ngga tahan Om..,” Dion mulai meracau liar.
Sementara itu pinggulnya mulai bergoyang-goyang.
“Tahan Dion dan nikmati saja,” kataku.
Terus
kujilat dan kuhisap kontolnya sambil jari telunjukku kutusuk
sedikit-sedikit ke lubang anusnya, sementara tanganku yang satunya
meremas-remas dada dan memilin-milin putingnya yang sudah keras.
“Aduh… ampun… Om… shhh… ahhh..,” suaranya serak.
“Om… Om.., enak… geli… ahhh… aduhhh..,” racaunya.
Kupikir
sekaranglah saatnya untuk membuat Dion merasakan nikmatnya seks yang
sesungguhnya. Kupercepat semua gerakanku menghisap dan mengulum
kontolnya, semakin cepat dan cepat. Sambil pinggulnya kuangkat, jari
telunjukku telah masuk ke lubang anusnya. Kulumuri dengan lelehan ludah
di skrotumnya. Lalu kuganti dengan dua jari tangan. Setelah kurasakan
Dion agak relaks, kukocok kontolku sambil kuarahkan ke lubang pantat
itu. Dengan lumuran air liur dan ludah di kepala ontolku, aku yakin
akan mempermudah masuknya kepala kontolku ke lubang anus Dion.
Dengan
sedikit menekan pantatku, kepala kontolku masuk di lubang anus Dion.
Kulihat Dion terhenyak merasakan benda asing masuk ke lubang
pembuangannya. Aku tidak mau tergesa-gesa dan menimbulkan trauma sakit
pada Dion. Maka kutahan gerakanku, dan kucabut lagi kepala ontolku.
Lalu aku lumuri lagi dengan ludahku. Sambil mulutku terus melumat dan
mengulum batang kontol yang panjang itu. Rupanya ada keuntungan dengan
posisi seperti ini, ditunjang batang kontol Dion yang panjang. Sehingga
aku bisa tetap mengulum kontolnya sementara kontolku menerobos lubang
anusnya. Kucoba kesempatan kedua ini dengan lebih pelan agar Dion
relaks. Kepala kontol itu masuk dan reaksi Dion tidak lagi seperti
tadi. Aku bersabar diri agar Dion cukup relaks dan dinding anusnya bisa
menerima desakan kontolku. Selang beberapa menit, kulusakkan secara
perlahan batang kontolku ke lubang anus Dion. Tapi rupanya reaksinya
sungguh hebat, ketika batang kontolku mulai masuk setengahnya dan
melesak masuk di lubang anus Dion. Kurasakan kontol Dion di mulutku
berkedut-kedut dan berdenyut denyut seolah akan memuncratkan sesuatu.
“Omm….Dion…Dioonn. mauu….Dion mauu.”kata katanya tidak sempat diselesaikan, tetapi sperma panas sudah melesak muncrat dan menyembur di mulutku. Satu semburan mengenai tenggorokanku dan kurasakan rasa getir campur asin. Saat itulah kontolku kelesakkan seluruhnya hingga batang kontolku amblas semuanya di lubang anus Dion. Rupanya Dion mencapai kenikmatan dan klimas yang luar biasa karena kontolnya hangat dalam kulumanku dan anusnya disodok oleh kontolku. Saat semprotan sperma itu muncrat, kuiringi dengan hentakan kontolku menusuk lubang anusnya. Sungguh kurasakan nikmat dan hangat saat kontolku dijepit jepit oleh anusnya yang berkontraksi karena spermanya terpompa keluar. Dua semprotan, anusnya berkedut. Tiga semprotan, dinding anusnya berkontraksi. Empat semprotan rasa hangat kurasakan di dinding anusnya. Lima semburan, hingga sembilan semburan diiringi hentakan badan Dion membuatku juga merasakan sensasi luar biasa oleh lubang sempit anus Dion ini.
Karena takut akan efek sensitif setelah seorang cowok mencapai ejakulasi, maka kucabut kontolku dari lubang anusnya. Mungkin bisa kucoba lain kali saja untuk menyodomi anus Dion dengan hajaran dan hentakan yang lebih hebat, sambil aku ejakulasi di dalam. Untuk kali ini, biar aku selesaikan ejakulasiku dengan onani di depan muka Dion. Saat kucabut kontolku, kurasakan Dion terhenyak dan kaget. Lalu kuarahkan kontolku tepat dimuka Dion. Kukocok kocok kontolku dengan pijatan dan remasan agar cepat keluar. Hingga akhirnya kurasakan desakan dari dalam magma spermaku yang akan muncrat. Crottt…spermaku muncrat dan mengenai pipi Dion. Crottt…semburan kedua mengenai bibir dan hidungnya. Crtoottt…semburan sprmaku yang ketiga mengenai dahi dan kelopak matanya. Crottt..semburan ke empat dan kelima agak melemah, dan spermaku hanya mengalir saja dan jatuh di leher Dion.
Kemudian aku merasakan sendi sendiku melemas. Aku merebahkan diri di sebalah Dion yang juga kulihat kelelahan. Sesaat kubelai belai tangannya, dan kuusap spermaku yang memenuhi mukanya. Sperma itu mulai meleleh dan aku ambil kaos singletku untuk melapnya. Sambil kubersihkan sperma itu, kucium kening dan bibir Dion. Dan Dion memandangiku dengan penuh tanda tanya. Setelah kubersihkan sisa-sisa spemaku di muka Dion, aku keluar dari kamarnya, menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Artis Indonesia banyak sekali yang gosipnya gay dan lesbi. Banyak diantara mereka yang terang-terangan mengekspos statusnya, akan tetapi sebagian besar yang lain justru menyembunyikan orientasi seksualnya ini. Meskipun sering memberi penyangkalan, akan tetapi kawan, sahabat dan teman mereka tahu betul tentang orientasi seks mereka. Dan bahkan sudah bukan menjadi rahasia umum lagi.
Berikut dafar list pasangan artis Indonesia yang diisukan gay atau lesbian.
- Yana Yulio dan Hedy Yunus. Meski Yana Yulio dah menikah. Tapi Hedy Yunus, milih bujang
- Very AFI - Guruh soekarno (sampe skrg tiap week end ngendon di rumah Guruh).
- Ully artha- Anabell (model, gak terlalu terkenal). Makanya ga kawin-kawin tuh Ully
- Suami Ulfa - Suami Misye Arsita (semua juga pada tau). Kan rame di infotainment TV
- Inggrid Wijanarko - Naomi J (jurnalis, gak terkenal).
- Henidar Amroe - Patricia (mantan model)
- Didi Riyadi - Devan (model)
- Thomas Jorgi - bule (Lupa namanya)
- Ferry Salim (bisex)
- Jeremy thomas (bisex)
- Karina Suwandi - model (gak tau namanya).
- Krisna mukti - Jose (eskmud cakep)
- Syaiful jamil - anak kota malang. (Inget ma pengakuan Dewi Persik???)
- Indra bruggman (gonta ganti), mantannya : ijonk, Michael, Ferry,15. adam (penyiar tvri)- ruslan (security)
- Kaharuddin Syah (tambah brewok) - abg (gak tau namanya)
- Eddy siltitonga - abg (gak tau namanya). Nih penyanyi dah tuwir ga nikah-nikah juga sampe sekarang
- Micky AFI - Adi Nugreoho (host AFI)
- Dicky AFI - designer bandung (gak tau namanya)
- Haikal AFI - model jkt
- Romi AFI - finalis abang jakarta 2002 ( lupa namanya)
- Tommy Tjokro - Anandareza (pengusaha cafe)
- Yudha Yudhawan (anchor tran tv)- model
- Agus Wisman (pemain SInetron)-abg
- Adi bing slamet - Francher (model ausie). Makanya nih artis ga nikah-nikah
- Indra Bekti-mantan model aneka yess 2000
- Ully herdinansyah - Anto(kalau gak salah, eksmud jkt)
- Surya Saputra - eksmud JKT. Makanya Dewi Sandra mita cerai
- Adiknya Moenica Oemardi (lupa namanya) - model/peragawan jkt.
- Alde baran - Jimmy (model juga).....
- Geovanni (mantan artis cilik) - Felix (model). Ni anak sejak cilik dah centil juga.
- Conny constantia - Zaenab (gak terkenal, tapi suka nongkrng di zanzibar).
- Dimas Beck - Rafii ahmad.
- Andika- model (namanya lupa)
- M. Ali (Coboys temannya Gilbert) - Oemar (Atlit taekwondo).
- Suti Karno - Ginah (panggilannya sih seperti itu).
- Rano Karno (biseks)
- Anjasmara (biseks)
- Alvin Adams (presenter Metro) - Dave (bukan dave hendrik)
- Andrei aksana (writer) - Rafky (eksmud)...
- Tites sapoetra (bisex) - Jhonny (model)
- Paundra - Kemal (pramugara)
- Adji notonegoro - Ervin apa Erwin lupa
- Oscar lawalata - menggilir semua peragawannya (GOSiPNYA KALAU gak mau tidur ma oscar ga bakal di pake di catwalk)
- Gusnaldi, meski udah pernah meried dan cerai dan punya satu anak tetep aja suka jalan sama cowok2,gak tau nama pacar cowoknya tapi tau mukanya gw.
- Nazzar KDI - sama gw juga tau cowoknya tapi gak tau namanya.salah2 ntar fitnah lagi.
- Adi KDI - Saffar KDI (cinlok kalee..).
- Bona idol - Robert (anak psikologi).
- Irgie ahmad fahrezi (bisex)
- Judika idol - cowoknya panggilannya Damar.
- Vicky Burki (lesbi)
- Andy rianto, orchestra
- Andika idol, runner up yang berdarah Batak
- Deny Wiriawan (designer)
- Gading Marten
- Ramli (designer) gayanya flamboyan banget kan?
- Edmund daniel - bule ( ngakunya dari Aussie).
- Najib Ali (host asia bagus) - model singapore
- Bertrand Antholin - Indra Brugman
- Baim (Eks ADA band) bisex. Skrg lagi pacaran ma Mantan Putri Indonesia
- Donny Sibarani (vocalis ADA band) - bisex
- Affandi (trio kwek kwek). Nih anak, sejak balita udah centil
- Ari Tulang cowoknya cakep nih...chinese2 manado gitu.
- Tyo Nugros (bisex) gitaris DEWA band
- Ferry ardiansyah (bisex) - manager Gramedia
- Eggy john fooriesthye ( gay)
- Serryoza reza (bisex) - model
- Vicky nitin egoro (bisex)
- Rico Karindra , secara udah beristri dan punya anak 1 tapi masih demen sama cowok.
- Gunawan (Mantan Suami Paramita Rusady, dia Biseks) Secara Paramitha Rusady-nya Lesbian
- Rika Roeslan (The Groove) - Vera (gak jelas profesinya apa)
- Sally Marcelina - bisex
- Malvyn Shayna - bisex
- Edmund daniel - katanya sih skrg jomblo tapi dia gay.
- Rudy Soejarwo - bisex (kabarnya kalau ada pendatang baru co yang keren diajak tidur sama dia).
- Kiki Fatmala - bisex ( gosipnya sering 3 some sama suaminya yang bule itu).
- Jeremy Tetty (gay)- Penyiar SCTV
- Todung Mulya Lubis (pengacara) - tau muka cowoknya gw cuman gak tau namanya.
- Ira koesno (presenter SCTV) - Maya (kalau gak salah namanya maya).
- Joe Richard (pemain sinetron, presenter) - Gunadi (sering banget mereka nih nongkrong di zanzibar cafe)
- Marcelino (bukan marcelino lefrand yang ini yang etnis tionghoa) - gay, pacarnya gw tau cuma lupa namanya.
- Genta KDI - gay. Bagi yang suka chubby nehhh
- Febby Lawrence - lesbi
- Tika Panggabean- rumor yang beredar dia lesbi. Makanya ga nikah-nikah
- drg.Fadly - gay, demennya sama ABG
- dr.Boyke Dyan Nugraha, spog, MARS - kalau ml mesti ngundang cowok dulu ntara kalau sudah hot dianya baru deh dia ml sama bininya, ada kok gigolo yang juga model/peragawan yang pengakuan langsung sama gw, bahwa dia "rekanan" tetapnya dr.boyke. Skrg Boyke sibuk bikin film DOT
- dr. Fahmi (model) - meski baru lulus reputasinya sebagai gay waktu mahasiswa bukan rahasia umum.
- dr. D.S sp.pd (sorry pake inisial, spesialis penyakit dalam)-Fatur Java Jive. Makanya Fatur ga nikah-nikah..hiks
- dr. Tompi, (sedang PPDS bedah plastik) nama bekennya Tompi gw lupa nama aslinya, asli aceh kemaren jadi guest star di pemilihan puteri indonesia, sekarang terkenal sebagai Penyanyi Solo. Dia bisex abisss..
- M. Hestiafin (Alfin, suami hughes)-bisex
- Tengku Rafly (suami tamara, secara kasasi nya sudah disetujui maka dia tetap jadi suami tamara sampe putusan MA nanti) - bisex suka sodomi neh heheheh
- Adiknya Tamara Blezinsky (Kita dapet infonya dari temen gw yang kul di binus) namanya lupa cuma adiknya tamara nih hombreng juga
- Suami Cut Tari (jusuf kalau tidak salah namanya)-bisex, semua juga udah pada tau malah sempat maen sama salah satu bawahannya.
- Maya Firanti Nur (mantan Ari Sigit-keluarga Cendana) - biseks, nih cewek sekarang jalan sama cowok juga cewek banyak berita yang beredar kalau dia biseks.
- Jupiter- gay betul banget doi sering bikin orgy party khusus gay.. suudah bukan barang tabu lagi kalau beberapa cowok termasuk jupe ke salah satu hotel semua sudah pada maklum kalau akan ada orgy di sana. Doi juga beberapa waktu lalu memberikan pengakuan secara terbuka terhadap wartawan Infotainment. Berani juga ya... Kapan yg lain?
- Egy P- gay , pacarnya neh kalau gak salah ekssekutif muda yang bergerak di bidang penjualan mobil.
- Herman Felany- demennya sama abg cowok
- Meutia Dataw - istrinya herman pelani yang dari zaman doeloe terkenal bisex, bahkan pernikahan herman dan meutia dikenal sebagai pernikahan gay-lesbi oleh beberapa rekannya.
- Mario Kahitna , sebenarnya dia penelusurannya belum tuntas cuma dari gosip yang gw denger kalau dia ini juga gay secara dia akrab banget sama hedy dan sering jalan bareng dengan beberapa temen.
- Ivan Gunawan, alias Madam. Meski di beberapa wawancara menolak dikatakan baci, tapi doi sangat sering tampak di perhelatan acara gay party.
- Ruben Ons, laris jadi presenter Mamamia
- Olga Syaputra (bukan Olga Lydia lho ya). Beken sebagai pelawak, MC dan artis Extravaganza. Nih cowok tapi minta ditahbiskan dengan nama Olga, cowoknya namanya Daniel (Matre nya minta ampun, mau aja abis Olga tajir meski masih betah di rumah susun).
- Dan saat ini yang paling gencar - gencarnya diberitain di infotainment TV adalah artis sinetron dan VJ MTV Evan Sanders, setelah fotonya berdua dengan Matt (pemain film bokep gay) yang diakui "keponakan"nya saling rangkul dan peluk. Oh..ponakan...
Daftar ini disadur dan diperoleh dari beberapa postingan blog, mailing list, diantaranya: http://forum.kafegaul.com, www.blogcatalog.com, http://yzoo.co.uk, www.kaskus.us.
Seperti apkh cinta dunia itu? Aq g prnh th dmn itu cinta&dmn itu perasaan. Bnyk malam bgaikan ombak laut yg menyapu pasir putih. Apkh ini p'jalanan hdpku. Stlh keluar dr pesantren,aq mlnjutkan SMA swasta di SMG. Aq mulai bingung dgn driku yg skrg,aq g prnh th dmn jati diri q sbg mahluk tuhan yg sjti,mahluk tuhan yg senantiasa b'sujud,tawakal&b'serah pdny. "Mulai du2k d bgku SMA,mcri kenaln lwt radio sudh mjd hal kebiasaan q stiap acara yg d gelar smggu skli d radio imelda SMG. Iseng2 aq cm mencri tmen cew/cow sbnyk2nya dgn mengobral NO d radio. Usaha q tdk sia2,stlh NO q dBacakan 2penyiar radio tsb,bbrp menit kemudian bgtu bnyk MC & SMS yg mzuk d HP aq. Baik cew atwpun cow ,smwny pgen tmenan sm aq. SMS p'tma yg mzuk adalh seorg cow 22thn,b'nama bayu. Aq nanggepin SMS bayu,sdgkn SMS yg lainny aq cuekin dlu. Malem itu aq asik bget maen SMSan sm bayu, p'tma qt cm tny mslh stts & tmpt tinggl ,& lama kelamaan dia mulai ngjk ktmwn paginya. Akhrnya pg itu jg aq ktmwn sm do'i,namun aq g prnh mikir mksud dia ktmuan itu apa, yg ada d pikiran q paling nanti shbs ktmwn qt cm ngobrol2 aja ttg bnyk atw dkitnya yg pgen kenal aq stlh aq mengobral NO. T'nyta dugaan q bnr,stlh qt ktmu,dy nanyain hal yg aq pikirkan td. Smbil mkn d resto qt basa-basi ngobrolin apa2 aja yg asik di obrolin smbl ktwa2. Namun tb2 ktwa q b'henti stlh dy menanyakan pdku ,apkh aq sudh pny cow. Aq langsung diam&aq g th mksud dia apa. Aq mencoba mjwb pertnyaan dia dgn sdkit risih. "Mas bayu gay ya?"tnya q pdnya. kmdian dy menjwb. "sssttt.. jgn2 kenceng2, g enk kan klo d dger org. iya aq gay".jwb dgn santai. setika itu jg kmudian jantung q jd b'degup kencang,ada sdkit perasaan takut pdnya. Namun aq hny mjwb pertnyaannya dgn santai aja. "oWW,jd mas bayu gay, kok bs sich mas?"tnya q pdnya dgn pnuh penasaran. Dia malah tdk mw menjwb p'tnyaan waktu itu jg. Dia bilang, dia pgen cerita sm aq,tp bkn di tmpt ini. "Lha trus dmn mas?"tnya q pdny utk lbh memastikan. "Klo u pgen th cerita aq,nnti shbs mkn u mw g tak ajak ke kos aq".bgtulah yg dia ktkan pdku. "Ya udh dech mas,ntr aq tak ikut mas aja".aq jg mengiyakan ajakan mas bayu. Stengh jam kmudian aq sudh sampai d tmpt kos mas bayu,tmptny bgtu bersh,wangi,bgtu nyaman rasanya. "Ayo jibril silhkan msuk,anggep aja rumah sndri".dia mempersilhkan aq. Aq du2k d ats sofa empuk b'warna silver. Ku lht mas bayu masuk ke dlm ruangan,aq g th itu ruangan apa. Bberapa menit kemudian dia mmbopong nampan yg b'isikan 2 gelas orange jus & biscuit d sbelahnya. "jibril psti haus kan?ini aq bwtkan khusus bwt u lho.." "ahh.. g usah repot2 mas" "gpp kok,u santai aja" "oy ,ktnya pgen cerita nich.. g jd yach?!" "ya jd dong jibril" Kmdian dia cerita. "dlu aq prnh tinggl d rumh sndri ktka d jakarta,malam itu aq sdg nontn bokep gay sndrian d ruang tamu,tb2 dtng om q dtng&menyksikn adgn q yg sdg onani. "Blm sampe mas bayu meneruskn ceritnya,kmudian dia mencium&melumat bi2r q dgn penuh nafsu,dia mjd liar spt harimau yg sdng kelaparan,ciumannya bner2 ganas. Namun aq pun mmbalasnya. Hmpir stgh kita b'ciuman,kmudian dia menggigt puting susu q sblh kanan & tanganny yg satu meremas2 puting q sblh kiri.Hingga mmbwt aq mraskan keenakan. "auugghh..mas enk bget rasanya". "aq akn berikn u knikmatan yg lbh dari ini" kemudian dia mengalihkan remasanny ke batang penis q celana q yg msh t'bungkus celana. aq trs mendesah spt ank kecil yg kehausan. tiba2 aq sudh tak tahan & mulai bgun dr sofa & melucuti seluruh pakaian q & bgtu pula pakaian mas bayu q lepas smw. kita b'dua bner2 sudh telanjg. Enth dtng dr mana setan itu,tb2 aja aq mulai jd ganas & mulai menciumi,mencabik2 puting mar bayu dgn mulut q sampai merah2,kemudian ciuman q mulai ke pusar&ke bwh lg ,hingga batang penis mas bayu sudah b'diri tegap di dpn q. aq lngsung memasukkan seluruh batang t'sbut k dlm mulut q. mas bayu malah mendesah2 g karuan. "ayoo..jibril ,fuck me please.. ouggh.." kmdian mas bayu nungging & aq melumuri penis q dgn ludah,agr saat ngefuck dia tdk meraskan kesakitan. "ayoo.. jibril,tggu apa lg, fuck me.. ahh.." kmdian di bimbingny batang penis q utk merobek lubang pantatnya. Namun usaha dia utk membimbg q tdk sia2. Penis q akhrny t'benam smw di dlm lubang pantatnya. Mas bayu menggoyang2kan pantatnya ke kanan & kiri, sdgkan aq memompa dia naik turun ,sudah hampir satu jam kita b'pacu ,tak ada tanda2 kalo aq akn mencapai orgasme. Kemudian b'ganti posisi, mas bayu t'lentang menghadap q dan kedua kakinya ku angkt,kmdian aq mengrhkan penis q di lubang t'sebut. Mas bayu kmbli melenguh, & mengeluarkan sdkt air mata. Aq tdk tega melihatny,kemudian aq mencium bi2rnya smbil trus menyodok2 pantatnya. Mas bayu hny bs pasrah, dia mengocok2 penisnya sndri sampai akhrnya dia sudah tak tahan & cairan sperma tersebut muncrat di dadanya sndri. Aq msh ttep liar menggenjot2 pantat dia & sambil aq menjilati sampai kering sperma dia yg msh di dada. kemudian putingnya ku mainkan dgn lidah ku, hingga membwt dia makin mendesah.. "ouggh..jibril, u hebat bget.. ohhh.. stt.. oghhh.. ayo lebih cepet lg ngayunnya. kmudian aq menuruti permintaan mas bayu & menggenjot pantatnya lbh cepet lg . "Oghh,.. mas bayu ,aq sudah tdk tahan lg ,ahh.. aq ingn keluar mas . "km keluarkan saja di muka ku" aq pun menarik batang penis q dan mengarahkannya tepat di dpn mulutnya smbl mengocok2. ahhh.. crott.. croott.. crroot.. akhrnya cairan sperma q keluar jg & mas bayu menelan batang penis q dan di hisapnya dalam2 agar smw cairan q tak tumpah sm skali di luar. ahhh.. akhrnya kita b'dua tdur t'geletak di atas sofa,sambil mulut trs berpacu.
Tahun 2002 aq mulai hidup di kalangan pesantren ,dmn itu bukan ats kemauan ortu, tp aq sendri. Aq hny ingn th supaya aq bz bljr agama islam lbh dlm lg. Wktu itu aq msh kelas 1 smp ,dgn tampang yg imut ,manis ,pendiem . Aku mulai di kenal sm tmen2 aq di pesantren ,walaupun smw tmen2 di pesantren pd mengenal q ,tp aq bgtu bnyk yg gak aq kenal dr mereka. Bahkan ustadz2 di pesantren pd kenal sm aq. Terutama ustadz habsyi ,yg tmen2 biasa panggil dia kang habsyi. Hampir tiap jam shbs pulang sekolah dan hr libur jum'at ,di skolah q liburnya hr jum'at ,krn aq sekolah di swasta. Kang habsyi pasti sering ngajakin aq ngobrol ,ngajarin aq sholawat ,krn suara q bagus ,akhrnya aq di suruh sm kang habsyi utk jd vocalis rebana tmbhan di group t'sebut. Saking dketnya sm kang habsyi bahkan biasanya waktu aq yg hrus ngobrol2 ma tmen2 hrus aq tinggalkan bgtu saja. Kalo ngobrol ma tmen sich masih jg ,tp g bgtu sering. Hari jum'at itu aq bner2 capek bget. Entah itu dr kegiatan q sndri ataupun kegiatan pesantren. Kegiatan q sndri sprti menyuci baju ,utk kegiatan di pesantren sprti ekstra. Tiap malam pengajian kitab yg di ajar sm ustadz2 shbs isya' pun aq ikuti sampe selesai sktr pukul 23.00. Sumpah!!! Malam itu aq bner2 capek bget ,rasanya bdn q sperti di tusuk2 jarum. Mata aq pun sudh tdk bs di ajak kompromi lg. Biasanya shbs pengajian aq nongkrong dlu ma tmen2 di kmr blkg. Tp karena malam itu aq ngerasa capek yg luar biasa ,akhrnya aq memutuskan utk tdur lbh awal. Aq pun mengambil selembar tikar dan selimut tipis utk menjdi perlengkapan tdur aq ,aq t'geletak sndri di pojok kamar & mata aq langsung t'pejam bgtu aja. "bueett.. Tiba2 badan aq susah di gerakkan, serasa ada bongkahan batu besar yg menginjak2 badan q. Ku coba membuka mata ,namun tak q lihat apa2 ,lampu kamar di padamkan. Ku coba meraba2 di atas dada q ,t'nyata di situ ada sesosok org yg aq tdk th itu siapa. "ini siapa sich?Berat bget tau".Ucapku pd sesosok t'sbut. "Ohh.. dia malah membungkam mulut q hingga aq susah utk b'nafas. Kemudian dia b'kata "Kamu tenang saja, aq g apa2in km ,aq cuma ingin cium bibir u yg merah itu". Aq pun mjd bingung apa mksud dia. Ya allah.. t'nyata dia bener2 mencium q dan melumat bibir q. Aku hanya pasrah ,merasakan kenikmatan yg di bumbui dgn ketakutan dan kecemasan. Stgh jam lbh dia melumat bibir q .kmudian tangan dia mulai nakal menjelajahi bagian t'larang q. :-( ohh.. celan blue jeans yg aq kenakan di plorot dia. Batang penis aq di raihnya dan di kocok2 dgn tgn kirinya. Tak lama kemudian mulut dia yg semula nempel di pipiku b'alih di batang penis q. Ooughh.. nikmat sekali ktka mulut dia menelan habis batang penis q. Tak dpt q bayangkan gmn rasa nikmat itu. Buah dzakar q di hisap2nya, di mainkan dgn lidahnya. Aq makin melenguh tdk karuan. Aku meraih sesuatu utk pegangan ,namun yg q temukan hny kepala dia. Desahan q makin lama makin keras, hingga mmbuat dia makin b'tambah liar ngerjain aq. ahh.. ougghh.. stt.. croot..croot.. ah.. Sperma q di telannya sampe habis tak t'sisa. Tubuh q pun mulai lesu dan capek. Setelah puas sosok org t'sebut melahap cairan sperma q ,kemudian di pengangnya tangan q ke arah batang kemaluannya. Ops.. aq t'peranjat kaget ,t'nyata batangnya bgtu besar. Tangan q pun mulai di bimbingnya naik turun. Sampe akhrnya 15menit kmudian dia mengotori tangan kanan q dgn sperma dia. namun sperma dia yg nempel di jari2 & telapak tangan aq di jilat2 olehnya sampe bersih. Akhrnya kita b'dua pun t'tunduk lesu. "Adzan subuh kmudian q dengar & aq mulai t'bgun dr tdur q. Ku coba mmbuka mata utk melihat siapa sbnrnya yg ngerjain aq smlem. "Oops.. t'nyata ustadz q yg mengajakku melampiaskan nafsunya smlem.